Mengubah Tragedi Menjadi Kemenangan

Bertahun-tahun yang lalu ada seorang pengrajin sepatu yang mengajarkan kepada anak laki-lakinya car membuat sepatu untuk mempersiapkan dirinya menghadapi kehidupan. Pada suatu hari, alat pelubang kulit jatuh dari meja pembuat sepatu dan secara tragis membutakan sebelah mata anaknya yang berumur sembilan tahun. Pada masa itu keahlian dokter belum bisa menyembuhkan mata anak ini, bahkan anak ini juga ikut kehilangan sebelah matanya yang lain.

Setelah kejadian itu ayahnya memasukkan anak ini ke sekolah khusus tuna netra. Pada saat itu mereka diajar membaca dengan menggunakan balok-balok kayu berukuran besar. Balok-balok kayu ini merepotkan digunakan serta memerlukan banyak waktu untuk mempelajarinya. Anak tukang sepatu ini juga merasakan susahnya belajar dengan menggunakan metode balok kayu tersebut.

Dalam hati, dia berpikir pasti ada cara yang lebih baik untuk belajar. Selama bertahun-tahun dia merancang sistem membaca yang baru bagi orang buta yaitu dengan membuat bintik-bintik pada kertas. Untuk mencapai tujuannya, anak pembuat sepatu itu menggunakan alat pelubang kulit yang sama yang telah telah membutakan matanya. Nama anak ini adalah Louis Braille.

Dari cerita di atas dapat kita ambil kesimpulan :
Hal yang penting di dalam hidup adalah bagaimana belajar mengatasi masalah dan membuat masalah tersebut menjadi awal dari kesuksesan kita.

1 Komentar "Mengubah Tragedi Menjadi Kemenangan", Baca atau Masukkan Komentar

hendrawan yudistira said...

info bagus gan

Followers