Mengemis Kasih

Tuhan dulu pernah,
Aku menaruh simpati kepada manusia
yang akal jua muda
lalu terseretlah Aku di lorong gelisah
luka hati yang berdarah
kini jadi kian parah


Semalam sudah sampai ke penghujungnya
kisah beribu duka, kuharap sudah berlalu
tak ingin lagi, kuulangi kembali
beratus ayat menghiris hati

Tuhan, dosaku menggunung tinggi
tapi rahmatMu melangit luas
harga selautan syukurku
hanyalah setitik, nikmatmu di bumi

Tuhan, ,
walau tobat seribu mungkin
namun pengampunanMu tak pernah berhenti
bila selangkah ku datang padaMu
seribu langkah kau datang padaku

1 Komentar "Mengemis Kasih", Baca atau Masukkan Komentar

mi_tentang kita said...

yuu,,
it's fact,,,
i like it,,,

Followers